Paradigma Sila Ketiga Pancasila sebagai Dasar Dialog Kebinekaan dalam Menanggulangi Disintegrasi di Indonesia

Authors

  • Yosef Gunawan Filsafat Keilahian, Universitas Sanata Dharma, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36456/p.v6i1.11468

Keywords:

Pancasila, Persatuan Indonesia, Dialog Kebinekaan, Disintegrasi, Multikulturalisme

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma sila ketiga Pancasila sebagai dasar dialog kebinekaan dalam menanggulangi disintegrasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan konseptual dan filosofis melalui library research. Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, artikel, serta dokumen relevan yang membahas nilai Persatuan Indonesia dan persoalan disintegrasi bangsa. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sila Persatuan Indonesia memiliki peran fundamental dalam menjaga integrasi nasional di tengah keberagaman suku, agama, budaya, ras, dan bahasa. Berbagai persoalan seperti separatisme, rasisme, dan intoleransi menjadi tantangan nyata terhadap persatuan nasional. Penguatan nilai persatuan perlu diwujudkan melalui pedagogi nilai Pancasila, pengembangan sikap toleransi, gotong royong, penghormatan terhadap hak dan kewajiban, serta kesadaran multikultural terutama pada generasi muda. Sila ketiga Pancasila menjadi fondasi etis dan sosial dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, inklusif, dan berorientasi pada keutuhan bangsa Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akhmad, N. (2020). Ensiklopedia keragaman budaya. Alprin.

Armawi, A. (2020). Nasionalisme dalam dinamika ketahanan nasional. Ugm Press.

Astuti, A. D., Farida, M. W. N., & Fuadah, A. (2020). Menerapkan sikap dan perilaku yang berprinsip pada Bhinneka Tunggal Ika di era 4.0 dalam pembelajaran K13 di MI/SD Kelas IV. Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education, 4(1), 86. http://dx.doi.org/10.32934/jmie.v4i1.173

Ayuninsi, S. (2025). Warga negara, hak dan kewajiban warga negara. Carong: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 2(1), 210-219. https://doi.org/10.62710/y4a9ws17

Calista, V., Sugiarta, T. E. K., Winarto, A. F., & Anderson, T. A. (2025). Pancasila sebagai landasan moral dalam menghadapi rasisme di Indonesia. Nusantara: Jurnal Pendidikan, Seni, Sains dan Sosial Humaniora, 2(02). https://journal.forikami.com/index.php/nusantara/article/view/794

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Gusarov, S. M., Zolotar, O., Belanuk, M., & Svyrydova, L. V. (2020). Legal principles of opposition to separatism in the modern state. Amazonia Investiga, 9(29), 29-36. https://doi.org/10.34069/AI/2020.29.05.4

Hanafi, H. (2018). Hakekat nilai persatuan dalam konteks Indonesia (sebuah tinjauan kontekstual positif sila ketiga Pancasila). Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 3(1), 56-63. https://doi.org/10.17977/um019v3i12018p056

Hasibuan, A. S., & Sulistyono, D. (2018). Peranan ideologi dalam integrasi nasional. Jurnal Kebijakan Pemerintahan, 1(1), 1-10. https://doi.org/10.33701/jkp.v1i1.1093

Ice, D. (2025). Buku ajar pendidikan multikultural. Detak Pustaka.

Imparsial. (2025). Laporan tahunan situasi kebebasan beragama atau berkeyakinan (KBB) di Indonesia (Desember 2024–Juli 2025). https://imparsial.org/laporan-tahunan-situasi-kebebasan-beragama-atauberkeyakinan-kbb-di-indonesia-desember-2024-juli-2025/

IndexMundi. (2018). Racial discrimination survey. https://www.indexmundi.com/surveys/results/8

Jazali, A. A., Khairiah, E., Salsabila, D. N. A., & Susanti, S. (2025). Penguatan Nilai-nilai pendidikan Pancasila dalam meningkatkan sikap toleransi. Journal of Education, 1(1), 108-114. https://ripublis.com/index.php/hebat/article/view/101

Lestari, E. Y., Janah, M., & Wardanai, P. K. (2019). Menumbuhkan kesadaran nasionalisme generasi muda di era globalisasi melalui penerapan nilai-nilai Pancasila. ADIL Indonesia Journal, 1(1). https://doi.org/10.35473/aij.v1i1.139

Maulida, Z., Xavier, M., & Elliot, M. (2023). The essence of Pancasila as the foundation and ideology of the state: The values of Pancasila. Journal Emerging Technologies in Education, 1(2), 84–92. https://doi.org/10.55849/ijen.v1i2.303

Miristianti, C. N., & A'yun, D. (2023). Implementasi filsafat pendidikan Pancasila sila ke tiga sebagai landasan karakter siswa kelas 5 di SDN Gili Barat. Jurnal Metaedukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(2), 111-116. https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/metaedukasi/article/view/9371

Muqsith, M. A., Muzykant, V. L., Tayibnapis, R. G., & Pratomo, R. R. (2022). Revolutionizing Pancasila as the ideology of Indonesians. RUDN Journal Of Sociology, 22(4), 860-871. doi: 10.22363/2313-2272-2022-22-4-860-871

Nababan, E. R. (2022). Peran agama dalam memaknai sila persatuan Indonesia: persperktif fungsionalisme struktural Talcott Parsons. Jurnal Christian Humaniora, 6(1), 44-64. https://doi.org/10.46965/jch.v6i1.1484

Pare, P. Y. D., Tandafatu, F. X. B. U., Mbagha, M. S., Raja, M. O., & Ngaza, W. Y. (2024). Nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam tradisi adat Flores, Nusa Tenggara Timur. PACIVIC: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(2), 67–79. https://doi.org/10.36456/p.v4i2.9704

Rafiki, R., & Dewi., D. A. (2022). Gerakan muda berkarakter Pancasila di era digital. PACIVIC: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2(2), 84–90. https://doi.org/10.36456/p.v2i2.6910

Rahmadhani, A. D. N., Jannah, A. C., & Fadhila, R. N. (2023). Implementasi nilai Pancasila sila ketiga dalam kehidupan bermasyarakat. Indigenous Knowledge, 2(5), 388-394. https://jurnal.uns.ac.id/indigenous/article/view/81849/0

Ratri, E. P., & Najicha, F. U. (2022). Urgensi Pancasila dalam menanamkan jiwa nasionalisme pada generasi muda di era globalisasi. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 11(1), 25-33. https://doi.org/10.33061/jgz.v11i1.7455

Sefriani, S. (2003). Separatisme dalam perspektif hukum internasional: Studi kasus organisasi Papua merdeka. Jurnal Fakultas Hukum UII, 26(47). https://doi.org/10.20885/unisia.vol26.iss47.art5

Simbolon, A. A. P., Simanjorang, J. Y., & Wicaksono, K. W. (2023). Studi fenomenologi tindakan rasialisme terhadap mahasiswa Papua di Kota Yogyakarta. Contemporary Public Administration Review, 1(1), 59-73. https://doi.org/10.26593/copar.v1i1.7121.59-73

Simbolon, C. D. (2025). Pengantar ilmu politik untuk perguruan tinggi: Lengkap dan praktis. Diva Press.

Sugito, N., Aulia, R., & Rukmana, L. (2021). Pancasila as the establishing ideology of nationalism indonesian young generation. Dalam 1st International Conference on Character Education (ICCE 2020) (hlm. 177-182). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210204.027

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tim News. (2026). SETARA Institute rilis laporan kebebasan beragama 2025, catat 221 pelanggaran. https://www.liputan6.com/news/read/6295424/setara-institute-rilis-laporan-kebebasan-beragama-2025-catat-221-pelanggaran

Tyas, D. C. (2020). Mengenal ideologi negara. Alprin.

Yuliana, N. P., Idris, M., & Irawan, D. B. (2025). Fostering patriotism through unity: implementation of Pancasila's third principle in elementary character education. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 4(4), 1916-1926. https://doi.org/10.56916/jirpe.v4i4.1884

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

28-04-2026

How to Cite

Paradigma Sila Ketiga Pancasila sebagai Dasar Dialog Kebinekaan dalam Menanggulangi Disintegrasi di Indonesia. (2026). PACIVIC: Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 6(1), 27-40. https://doi.org/10.36456/p.v6i1.11468

Similar Articles

41-50 of 63

You may also start an advanced similarity search for this article.