Bentuk Bullying Pada Anak Berkebutuhan Khusus
DOI:
https://doi.org/10.36456/441sr831Keywords:
Bullying, Anak Berkebutuhan Khusus, Sekolah Dasar, Pendidikan inklusifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk bullying yang dialami oleh anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 27 anak berkebutuhan khusus di salah satu sekolah dasar di Surabaya yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang diadaptasi dari instrumen Olweus Bullying Questionnaire. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying masih sering terjadi pada anak berkebutuhan khusus, dengan bentuk yang paling dominan adalah bullying verbal. Selain itu, ditemukan pula bullying fisik, sosial, psikologis, serta bentuk lainnya seperti perusakan barang, ancaman, dan cyberbullying, meskipun dengan intensitas yang bervariasi. Bullying terjadi di berbagai lingkungan sekolah, baik di dalam maupun di luar kelas, dan memberikan dampak berupa munculnya rasa khawatir pada sebagian siswa.
Temuan ini menunjukkan pentingnya upaya pencegahan dan penanganan bullying yang lebih sistematis di lingkungan sekolah, khususnya dalam konteks pendidikan inklusif, guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan anak berkebutuhan khusus.
References
Olweus, D. (2013). School bullying: Development and some important challenges. Annual Review of Clinical Psychology, 9, 751–780.
Smith, P. K., & Brain, P. (2000). Bullying in schools: Lessons from two decades of research. Aggressive Behavior, 26(1), 1–9.
UNESCO. (2019). Behind the numbers: Ending school violence and bullying. UNESCO Publishing.
Rose, C. A., & Gage, N. A. (2017). Exploring the involvement of bullying among students with disabilities. Remedial and Special Education, 38(3), 145–155.
Swearer, S. M., & Hymel, S. (2015). Understanding the psychology of bullying. American Psychologist, 70(4), 344–353.
Espelage, D. L., & Swearer, S. M. (2010). A social-ecological model for bullying prevention and intervention. Handbook of Bullying in Schools, 61–72.
Malecki, C. K., & Demaray, M. K. (2019). Social support and bullying. Handbook of Bullying Prevention, 309–329.
Hammig, B., & Jozkowski, K. (2013). Academic achievement, violent victimization, and bullying among US high school students. Journal of Interpersonal Violence, 28(7), 1424–1436.
Rose, C. A., Simpson, C. G., & Moss, A. (2015). Bullying and students with disabilities. Theory Into Practice, 54(4), 289–297.
UNICEF. (2020). Child protection from violence, exploitation and abuse.
Kowalski, R. M., Giumetti, G. W., Schroeder, A. N., & Lattanner, M. R. (2014). Bullying in the digital age. Psychological Bulletin, 140(4), 1073–1137.
Modecki, K. L., Minchin, J., Harbaugh, A. G., Guerra, N. G., & Runions, K. C. (2014). Bullying prevalence across contexts. Journal of Adolescent Health, 55(5), 602–611.
Rose, C. A., & Monda-Amaya, L. E. (2012). Bullying and victimization among students with disabilities. Intervention in School and Clinic, 47(3), 150–158.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Buana Teknologi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Articles published in Jurnal Buana Teknologi Pendidikan are licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0).
Authors retain copyright in their published work and grant the journal the right of first publication. Users may share and adapt the published material for any purpose, including commercial use, provided that appropriate credit is given to the original author(s) and source, a link to the license is provided, and any changes are indicated.
Read the full license: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/



