MANAJEMEN LABA : LABA PADA PEDAGANG TRADISIONAL DENGAN SUDUT PANDANG FENOMENOLOGI

Authors

  • Erna Puspita
  • Dian Kusumaningtyas

Keywords:

manajemen laba, pedagang tradisional, fenomenologi

Abstract

Pasar Tradisional merupakan jantung perekonomian masyarakat, di mana tempat bertemunya penjual dan pembeli dari berbagai kalangan. Pasar tradisional memiliki budaya yang berbeda dibanding dengan pasar modern/online/ecommerce. Budaya yang kita miliki saat bertransaksi pada pasar tradisional sangat menyenangkan jika kita kaji, semisal saat uang yang kita bawa kurang maka sang penjual hanya akan menjawab “sudah bawa saja (belanjaannya), buat langganan†atau masih banyak lainnya. Hal ini yang menggelitik peneliti ingin mengungkap bagaimana budaya yang ada apakah mampu mempengaruhi laba, atau memang orientasi para padagang tradisonal bukan hanya laba saja. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif yang didasarkan pada paradigma fenomenologis. Proses pengumpulan data dengan mengumpulkan informasi terlebih dahulu yang dilanjutkan analisis informan dengan menggunakan alat bantu kertas kerja analisis. Lokasi penelitian di Pasar Pahing dan Pasar Bandar area Kota Kediri. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini, yaitu bahwa para pedagang pada pasar tradisional hanya mengambil laba 2-10% dari harga sales untuk setiap produkny,a kemudian untuk setiap harinya para pedagang diwajibkan untuk membayar retribusi pasar sebesar Rp 3000 per hari. Budaya yang terjadi pada pasar tradisional adalah jika pembeli kurang membawa uang Rp 100 – Rp 1.000 maka banyak pedagang yang mengikhlaskan dengan berharap pembeli kembali membeli barang dagangan di tokonya. Dengan laba yang minimal pedagang masih berusaha untuk memberi bingkisan pada pembeli yang berlangganan ke tokonya dengan alasan tradisi. Orientasi laba pada pedagang di pasar tradisional terkesampingkan dengan alasan lainnya, yaitu mengisi waktu luang, bertambahnya saudara maupun bertambahnya kenalan.

References

Ananta, Heri. Dkk. 2011. Menahan serbuan Pasar Modern : Strategi Perlindungan dan Pengembangan Pasar Tradisional. Lembaga Ombudsman Swasta DIY. Yogyakarta

Alexander, J. 2000. Wanita Pengusaha di Pasar-pasar Jawa. Dalam Robert Hefner. Budaya Pasar: Masyarakat dan moralitas dalam kapitalisme Asia Baru. Penerbit LP3ES. Jakarta

A.C. Nielsen. 2005. Asia Pacific Retail and Shopper Trends 2005 (online). http://www.acnielsen.de/pubs/documents/RetailandShopperTrendsAsia2005.pdf

Davidson,S. Stickney, C. and Weil, R. 1987. Accounting: The language of Business. Seventh Edition. Thomas Horton and Daughter. Arizona

Griffin, Ricky W. dan Ronal J.Ebert. 2005. Bisnis. Edisi 7. Jakarta: PT Indeks, Kelompok Gramedia.

Hansen. Mowwen. 2001. Manajemen Biaya. Penerbit Erlangga. Jakarta

Istana.Feli. 2016. Manajemen Laba (Earning Manajemen). https//istanafeli.wordpress.com/2016/12/14/manajemen-laba-earning-manajement/

Kamayanti, A. 2016. Metodologi Penelitian Kualitatif Akuntansi. (A. D. Mulawarman, Ed.). Jakarta: Ngapurancang.

Moleong, L. J. 2017. Metode Penelitian Kualitatif (36th ed.). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Novita, wiwin dan Salam,Abdul. 2016. Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Tingkat Laba Usaha Dagang Pada Pedagang Sembako Muslim (Studi Kasus di Pasar Tradisional Bantul). Jurnal Ekonomi Syariah Indosiam. Juni 2016/1437H. Volume VI. No.1. Hal 62-72. Program Studi Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Agama. Universitas Alma Ata Yogyakarta.

Oktavia, Galuh. 2007. Redesain Pasar Jongke Surakarta. Skripsi S-1. Fakultas Teknik. Jurusan Arsitektur. Universitas Atmajaya.

Peraturan Bupati Kabupaten Grobogan no.25 Tahun 2012

Peraturan Menteri no.20 Tahun 2012 Tentang Ciri cirri pasar tradisional

Peraturan Menteri Perdagangan No.53/M-DAG/PER/12/2008 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern

Peraturan Presiden Republik Indonesia no. 112 Tahun 2007

Perda. Yogyakarta no.2 Tahun 2001 Tentang Pasar

Prastowo. Andi. 2012. Metode Penelitian Kualitatif Dalam Prespektif Rancangan Penelitian. Penerbit: Ar-Ruzzmedia. Yogyakarta

Setiawati, Lilis. 2002. Manajemen Laba dan IPO di Bursa Efek Jakarta. Simposium Nasional Akuntansi 5. Semarang 5-6 September 2002. Hal: 112-125

Sugiyono. 2016. Metodelogi Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Penerbit CV Alfabetha. Bandung

Sumintarsih,dkk. 2011. Ekssistensi Pasar Tradisional, Relasi dan Jaringan Pasar Tradisional Di Kota Surabaya, Jawa Timur. Yogyakarta: Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata, Direktorat Jendral Nilai Budaya, Seni dan Film, Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional.

Wiboonpongse,A.,S. Sriboonchitta and Y. Chaovanapoonphol. 2006. Revenews of Knoeledge of Informal Labor in Contract Farming and Hired Labor. Health Promotion Plan for Informal Farm Labor Sector. Thai Health Promotion Foundation

https://news.detik.com/berita/d-3412000/jokowi-pasar-tradisional-akan-hilang-gara-gara-online-store. tanggal 20 maret 2018. Pukul 20:36

https:// www.kompasiana.com/Kepemilikan pasar tradiisionel. 21 Desember 2016.

http://yogas09.student.ipb.ac.id/gambaran-umum-pasar-tradisional/

Downloads

Published

2018-12-02

Issue

Section

Artikel

How to Cite

MANAJEMEN LABA : LABA PADA PEDAGANG TRADISIONAL DENGAN SUDUT PANDANG FENOMENOLOGI. (2018). Majalah Ekonomi, 23(2), 228-239. https://jurnal.unipasby.ac.id/majalah_ekonomi/article/view/1702