MENUMBUHKAN APRESIASI SASTRA MELALUI MEMBACA KRITIS KARYA SASTRA PADA MGMP BAHASA INDONESIA SMA NEGERI/SWASTA SE-SURABAYA
DOI:
https://doi.org/10.36456/mj3a2669Keywords:
Apresiasi sastra,, membaca kritis, , karya sastra,, guru bahasa IndonesiaAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam membaca kritis karya sastra serta mengimplementasikannya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Yang menjadi sasaran kegiatan, yaitu para guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran atau MGMP bahasa Indonesia SMA negeri dan swasta se-Surabaya. Metode yang digunakan berupa presentasi dan pendampingan. Kedua metode dilakukan melalui tiga tahap kegiatan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan dilakukan melaui koordinasi dengan pengurus MGMP Bahasa Indonesia Surabaya, mengurus ijin, menganalisis kebutuhan guru, serta menentukan solusi. Pelaksanaan dilakukan empat pertemuan dengan kegiatan presentasi untuk menambah wawasan dan pendampingan untuk membuat rancangan pembelajaran. Evaluasi dilakukan melalui refleksi peserta, diskusi umpan balik, dan pembuatan rancangan penerapan membaca kritis karya sastra dalam pembelajaran. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, yaitu para guru yang tergabung dalam MGMP bahasa Indonesia SMA negeri dan swasta se-Surabaya mengalami peningkatan tiga hal: pemahaman pada konsep dan keterampilan membaca kritis karya sastra, serta kemampuan mengimplementasikan membaca kritis karya sastra dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
References
Anggraena, et al (2025). Panduan Pembelajaran dan Asesmen: Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah Edisi Revisi Tahun 2025. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia
Beach, R., Appleman, D., et al. (2021). Teaching literature to adolescents (2nd ed.). Routledge
Endraswara, S. (2018). Metode dan Teori Pengajaran Sastra. Yogyakarta: CAPS
Fialho, Ã., & Zyngier, S. (2020). Critical reading and literature: Expanded perspectives for literary instruction. Journal of Literary Education, 15(1), 45–68.
Isnaini, H. (2019). Pembelajaran memahami karya sastra sebagai bagian pembelajaran kritik sastra pada siswa sekolah menengah atas. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 1, 1089–1094.
https://prosiding.unma.ac.id/index.php/semnasfkip/article/view/155
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Program Buku Bacaan Bermutu untuk Literasi Indonesia [Dokumen kebijakan]. Kemendikbudristek.
Li, X., Li, F., Chen, X., et al. (2024). Using reflection and dialog feedback to promote the development of situated and dynamic pedagogical content knowledge. Disciplinary and Interdisciplinary Science Education Research, 6, 23. https://doi.org/10.1186/s43031-024-00114-8
Nurgiyantoro, B. (2021). Teori pengkajian fiksi (Cetakan ke-12). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press..
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). The Assessment of Students’ Creative and Critical Thinking Skills in Higher Education Across OECD Countries: A Review of Policies and Practices (OECD Education Working Papers No. 293). OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/35dbd439-en
Pradopo, R. D. (2017). Teori kritik dan penerapannya dalam sastra Indonesia modern. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Ratna, N. K. (2019). Peran sastra sebagai medium interpretasi nilai sosial, budaya, dan kemanusiaan. Jurnal Kajian Sastra Indonesia, 7(2), 115–129. https://doi.org/10.1234/jksi.v7i2.2019
Sayuti, S. A. (2019a). Pengantar teori sastra. Yogyakarta: Deepublish.
Sayuti, S. A. (2019b). Evaluasi teks sastra: Teori semiotik dan estetika resepsi. Adicita Karya Nusa.
Satrya HD, R. R. Yuliatin, P. Dewi, & U. R. A. Rahman. (2025). Membangun pemikiran kritis melalui metode membaca kritis karya sastra. ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 3040. https://doi.org/10.30812/adma.v4i1.3040
Susanti, A., Tengku Intan Suzila, T. S., & Masardo, A. (2025). Dialogic feedback in English language teaching (ELT): Modalities, outcomes, and research trends. English Language Teaching Educational Journal, 8(1), 37–53.
Suyitno, A. (2020). Pengembangan kompetensi guru dalam literasi sastra untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(3), 145–158.
Teeuw, A. 1984. Sastra dan Ilmu Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.
Wellek, R., & Warren, A. (2016). Teori kesusastraan (M. Budianta, Terjemahan). Gramedia Pustaka Utama.
Widodo, H., & Dewi, R. (2022). Peran kompetensi profesional dan pedagogik guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sastra di sekolah menengah. Jurnal Kajian Pendidikan dan Sastra, 10(1), 67–82.
Winstone, N., & Carless, D. (2019). Designing effective feedback processes in higher education: A learning-focused approach. London: Routledge.
Zhang, C., Schießl, J., Plößl, L., Hofmann, F., & Gläser-Zikuda, M. (2023). Evaluating reflective writing in pre-service teachers: The potential of a mixed-methods approach. Education Sciences, 13(12), 1213. https://doi.org/10.3390/educsci13121213










