OPTIMALISASI KETERAMPILAN MENDENGARKAN KRITIS DAN MEMBACA KRITIS SEBAGAI STRATEGI MEMAHAMI TEKS PADA SISWA SMA KEMALA BHAYANGKARI 3 PORONG
DOI:
https://doi.org/10.36456/15s8pa60Keywords:
keterampilan mendengarkan kritis, keterampilan membaca kritis, memahami teks, TKA dan UKBI, siswa SMAAbstract
Keterampilan mendengarkan kritis dan membaca kritis bermanfaat untuk memahami berbagai jenis teks lisan maupun teks tulis secara mendalam. Akan tetapi, dari hasil wawancara diperoleh informasi bahwa para siswa SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong, Sidoarjo masih kurang memiliki pengetahuan dan pengalaman menerapkan kedua keterampilan tersebut. Berdasarkan hal itu, tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini untuk mengoptimalkan keterampilan mendengarkan kritis dan membaca kritis sebagai strategi memahami teks pada siswa SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong, Sidoarjo. Dua metode yang digunakan, yaitu pemberian materi melalui presentasi dilanjutkan dengan pendampingan. Kedua metode dilakukan melalui tiga tahap kegiatan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan dilakukan melalui pengamatan, pengidentifikasian masalah, penganalisisan kebutuhan, dan penentuan solusi. Pelaksanaan dilakukan sebanyak tiga pertemuan dengan memberi wawasan dan pendampingan. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui keberhasilan program kegiatan. Indikator keberhasilan menggunakan peningkatan dari hasil pretes dengan postes dan hasil angket untuk mengetahui respon siswa. Melalui pelatihan dan pendampingan diketahui bahwa keterampilan mendengarkan kritis dan membaca kritis merupakan strategi yang tepat untuk meningkatkan pemahaman teks pada siswa SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong. Hal tersebut terbukti dari hasil ≥ 70%, baik pada keterampilan mendengarkan kritis dan membaca kritis maupun respon siswa. Masing-masing mempunyai kategori ‘Baik’ dan ‘Sangat Positif’.
References
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2026). UKBI Adaptif Merdeka. https://ukbi.kemendikdasmen.go.id
Gunawan, A. P., Gustine, G. G., & Gunawan, M. H. (2023). Critical listening in higher education: Insights from Indonesian EFL learners. English Review: Journal of English Education, 11(3), 675–686. https://doi.org/10.25134/erjee.v11i3.8236
Jaya, S. (2026). Implementing Problem-Based Learning to Support Critical Reading Skills of Junior High School Students. DIKDIMAS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), 10–21. https://doi.org/10.58723/dikdimas.v5i1.512
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 95/M/2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Tes Kemampuan Akademik (TKA): Dokumen dan Panduan.
Khairiyah, U. (2018). Respon Siswa terhadap Media Dakon Matika Materi KPK dan FPB pada Siswa Kelas IV di SD/MI Lamongan. AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman, 5(2): 197–204.
List et al (2024). Critique generation promotes the critical reading of multiple texts. Learning and Instruction. 93(101394):101927. DOI: http://10.1016/j.learninstruc.2024.101927
Naryatmojo, D. L., Utami, S. P. T., & Prabaningrum, D.(2026). Implementation of deep learning of critical listening skills in higher education: Astrategy to improve the quality of education. Indonesian EFL Journal, 12(1), 257-266. https://doi.org/10.25134/ieflj.v12i1.86
OECD. (2021). 21st-Century Readers: Developing Literacy Skills in a Digital World.
Purnamaningwulan, R. A. (2022). Listening journals to promote students' critical thinking skills in an integrated Listening-Speaking Course. Studies in English Language and Education, 9(2), 744–760. https://doi.org/10.24815/siele.v9i2.23387
Ramadhini, N. A., & Wahyuni, I. F. (2026). Exploring EFL Students' Perceptions of Online Articles for Critical Reading. Academia Open, 11(1).
Tiffin-Richards. (2026). Adolescents’ comprehension of single vs. multiple digital Sources. Reading and Writing. https://doi.org/10.1007/s11145-026-10854-w
Wallace, C. (2003). Critical Reading in Language Education. Palgrave Macmillan










