PENEMUAN IDE DALAM PENULISAN CERITA BAGI GURU DI DESA WONOMLATI, KREMBUNG, SIDOARJO
DOI:
https://doi.org/10.36456/pancasona.v2i1.6810Abstract
Menulis cerita bukan sesuatu yang mudah karena harus berdasarkan ide yang menarik. Hal tersebut disadari oleh para guru. Namun, dari hasil observasi diketahui bahwa para guru di Desa Wonomlati, Krembung, Sidoarjo sering menemui kendala ketika harus menemukan dan menentukan ide cerita yang menarik untuk dikembangkan menjadi cerita yang utuh. Berdasarkan hal itu, tujuan kegiatan ini, yaitu memberi pengetahuan tentang strategi penemuan ide untuk penulisan cerita sekaligus penerapannya kepada para guru di Desa Wonomlati, Krembung, Sidoarjo. Melalui pengetahuan dan penerapan tersebut diharapkan para guru memiliki bekal yang tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi juga bermanfaat untuk para siswa. Para guru yang telah mengetahui strategi penemuan ide cerita dapat mengajarkan strategi tersebut kepada para siswanya. Metode yang digunakan untuk melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat (PPM) ini berupa pelatihan dan pendampingan. Kegiatan tersebut dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan dilakukan melalui observasi, identifikasi masalah, analisis kebutuhan, dan penentuan solusi. Pelaksanaan dilakukan sebanyak dua pertemuan. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui keberhasilan program kegiatan. Hal tersebut didasarkan pada hasil angket yang diisi oleh para guru terkait dengan pengetahuan yang diperoleh dari pelatihan dan jumlah cerita yang dibuat oleh para guru setelah penemuan ide. Hasil pelatihan memberi informasi bahwa pengetahuan para guru untuk menemukan ide dalam menulis cerita berikut penerapannya lebih optimal. Terbukti dari hasil angket yang mempunyai kriteria ‘sangat baik’ dan 38 jumlah cerita yang ditulis para guru sebagai hasil menemukan ide. Hal itu berarti seluruh guru yang hadir menulis cerita dari ide yang ditemukan.
References
Aritonang, K. T. (2013). Catatan Harian Guru: Menulis itu Mudah. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Isnaniah, S., dkk. (2022). Pelatihan Penulisan Buku Cerita Anak Berbasis Kearifan Lokal bagi Masyarakat Wonogiri. Jurnal Masyarakat Negeri Rokania, 3(1), 194-203. DOI: https://doi.org/ 10.56313/jmnr.v3i1.116
Kurnia, M.D., Permanaputri, D., & Rasyad, S. (2022). Pelatihan Menulis Cerita Anak pada Siswa SDN Sadagori Cirebon Upaya Kemangkan Kreativitas di Masa Pandemi. Jurnal Berdaya Mandiri, 4(1), 886–897. DOI: https://doi.org/10.31316/jbm.v4i1.1781
Nufus, dkk. (2022) Pelatihan Menulis Cerpen yang Berkearifan Lokal pada Siswa SMAN 2 Prabumulih. Jurnal Pengabdian Masyarakat Formosa (JPMF), 1(2), 225–232. DOI: https://doi.org/10.55927/jpmf.v1i2.422
Prayogi, E.A., (2017). Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi dengan Menggunakan Teknik Peta Pasang Kata. Jurnal Diksatrasia, 1(2), 57–64. DOI: http://dx.doi.org/10.25157/ diksatrasia.v1i2.582
Puspitosari, Nurani. (2020). Ide Cerita Bisa Dicari dengan 6 Cara Sederhana Ini. https://bentang pustaka.com/6-cara-sederhana-saat-bingung-mencari-ide-cerita.
Rahayu, D. S. (2016). Respons Mahasiswa terhadap Pembelajaran Berbasis Proyek pada Mata Kuliah Statistika. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika (JP2M), 2(2), 14–24. DOI: https://doi.org/10.29100/jp2m.v2i2.202
Tarigan, H. G. (2013). Menulis sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: CV. Angkasa
Zulfitria, dkk. (2022). Pelatihan Online Menulis Cerpen dalam Mengisi Waktu Selama Masa Pandemi Covid 19. An-Nas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1–6. DOI: https://doi.org/10.24853/an-nas.2.1.1-6










