RANCANG BANGUN INTERLEAVED BOOST CONVERTER SEBAGAI PERBAIKAN KUALITAS DAYA PADA RANGKAIAN PENYEARAH SATU FASA DENGAN BEBAN INDUKTIF DAN RESISTIF

Authors

  • Winarno Fadjar Bastari Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Author
  • John Geral Mesah Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.36456/waktu.v17i1.1915

Keywords:

faktor daya, interleaved boost converter, pfc

Abstract

Sumber tegangan searah didapat melalui rangkaian penyearah gelombang penuh satu fasa tidak terkendali dari sumber tegangan jala – jala PLN sebesar 220 Volt. Pemasangan kapasitor sebagai filter dengan nilai atau jumlah yang cukup besar dapat menyebabkan bentuk gelombang arus masukan menjadi tidak sinusoidal (terdistorsi) akibat dari harmonisa yang muncul sedangkan tegangan masukan dari jala – jala PLN berbentuk sinusoidal. Perbedaan bentuk gelombang tegangan dan arus masukan yang terjadi ini dapat berpengaruh pada nilai faktor yang dihasilkan. Berdasarkan masalah ini dibuatlah suatu penelitian mengenai perbaikan faktor daya menggunakan rangkaian Interleaved Boost Converter yang difungsikan sebagai rangkaian Power Factor Correction (PFC) dan regulator tegangan dengan metode pengaturan menggunakan logika Fuzzy. Rangkaian Interleaved Boost Converter ini dibuat bekerja pada kondisi Discontinues Conduction Mode (DCM) agar apapun beban yang dicatu pada rangkaian akan membuat sistem bersifat resistif. Sehingga diharapkan bentuk gelombang tegangan dan arus masukan sama yang akan menghasilkan nilai faktor mendekati nilai unity. Hasil dari penelitian ini adalah rangkaian Interleaved Boost Converter yang sudah dapat difungsikan sebagai rangkaian Power Factor Correction dan juga sebagai regulator tegangan. Nilai Faktor daya yang dihasilkan adalah sebesar 0.93 dimana jika dibandingkan dengan nilai faktor daya dari Power Supply Swicthing 48V sebesar 0.90 sudah jauh lebih baik.

References

Fora, Rony HR. (2017). Pengantar Pemodelan Kendali. Surabaya : Adi Buana University Press.

Nazir M. (2008). Design of a Single Phase Unity Power Factor Switch Mode Power Supply with active power factor correction. In W. Gerald, H. Zuoqui, & B. Norman (Eds.). IEEE TRANSACTION ON POWER ELECTRONICS 2008 (pp. 109 – 121). Ohaio : IEEE Press.

Ned Mohan, Tore M. Undeland, & William P. Robbin. (1989). Power Electronics: Converter, Application, and Design. Singapore : Wiley.

Phattanasak M, Chunkag V. (2004). Paralleling of single phase AC/DC converter with power factor correction. In B. Johansen (Ed). Power Electronics Specialists Conference 35th Annual IEEE (pp. 128 – 140). Philadelpia : EJ Press.

Rashid M. (1999). Elektronika Daya, Power Electronic : Circuit, Device and Aplication. Jakarta : PT. Prenhallindo

R.J. Wai & R.Y. Duan. (2005). Converter uses for power factor correction. In D. Juan (Ed). Power Electronics Specialists Conference 36th Annual IEEE (pp. 118 – 140). Philadelpia : EJ Press.

Tommy Aditya. (2016). Rancang Bangun Konverter Photovoltaic dan Pentaksiran Daya. In Rahma Erajaya (Ed). Jurnal Penelitian Tahunan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (pp 13 – 30). Surabaya : EEPIS Pres.

Yao G., Chen A., & Xiangning H. (2007). Soft Switching Circuit for Interleaved Boos Converters. In J. Hudson (Ed.). IEEE Transaction on Power Electronics 2008 (pp 75 – 99). Ohaio : IEEE Press.

Zao Q. & Lee F.C. (2003). High Efficiency, High Step Up DC-DC Converter. In B. Hudson (Ed). IEEE Transaction on Power Electronics 2003 (pp 87 – 97). Philadelpia : IEEE Press

Downloads

Published

2019-01-28

How to Cite

RANCANG BANGUN INTERLEAVED BOOST CONVERTER SEBAGAI PERBAIKAN KUALITAS DAYA PADA RANGKAIAN PENYEARAH SATU FASA DENGAN BEBAN INDUKTIF DAN RESISTIF. (2019). WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 17(1), 72-76. https://doi.org/10.36456/waktu.v17i1.1915