PENGARUH KEBIJAKAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA KARYAWAN
DOI:
https://doi.org/10.36456/waktu.v18i2.3253Keywords:
Kinerja Karyawan, Korelasi, Inner Model dan Outer ModelAbstract
Kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja berbeda antara suatu perusahaan tertentu dibandingkan perusahaan lainnya, tergantung tingkat kepedulian manajemen puncak terhadap perlindungan pekerja dari bahaya di tempat kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kinerja karyawan pada perusahaan yang diteliti. Pengukuran variabel menggunakan skala Likert dengan skala angka 1 sampai 5, untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi pekerja tentang pelaksanaan program K3 di tempat mereka bekerja. Teknik pengumpulan data dengan metode kuisioner memuat sejumlah pertanyaan dibagikan kepada pekerja (responden). Hasil penilaian responden diolah menggunakan metode partial least square. Berdasarkan atas evaluasi outer model menunjukkan indikator yang digunakan untuk mengukur variabel laten (variabel bebas dan variabel terikat) telah memenuhi uji validitas dan realibilitas. Berdasarkan atas evaluasi inner model dapat dibuktikan adanya korelasi nyata terhadap kinerja karyawan, yaitu lingkungan kerja 55%, kompetensi pekerja 52%, komitmen top management 47% dan komunikasi pekerja 39%. Adapun untuk peraturan dan prosedur K3 serta keterlibatan pekerja didapatkan cukup kecil masing-masing 10% dan 9% pengaruhnya terhadap kinerja karyawan dan besarnya pengaruh tersebut menunjukkan tidak nyata.
References
Arikunto, & Suharsimi. (2012). Prosedur Penelitian. Penerbit Rineka Cipta, Jakarta.
Christina, Yuni, W., & Thoyib, L. D. (2012). Pengaruh Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Kinerja Proyek Konstruksi. Jurnal Rekayasa Sipil. Volume 6 No. 1, Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Malang.
Ervianto, & Wulfram I. (2019). Manajemen Proyek Konstruksi (Edisi Revisi). Penerbit Andi Offset, Yogyakarta.
Ghozali, I. (2014). Structural Equation Modeling. Metode Alternatif dengan Partial Least Square (PLS). Edisi 4. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Hasibuan, & Malayu S.P. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Penerbit Bumi Aksara, Bandung.
Husen, & Abrar. (2011). Manajemen Proyek. Penerbit Andi Offset, Yogjakarta.
Jati, & Ibrahim Kusuma. (2010). Pelaksanaan Program K3 Karyawan PT. Bitratex, Industries Semarang. Universitas Diponegoro, Semarang.
Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP. 463/MEN/1993 tentang Pola Gerakan Nasional Membudayakan Keselamatan dan Kesehatan, Jakarta.
Malthis, L, R., & Jhon H. Jackson. (2010). Manajemen Sumber Daya Manusia. Penerbit Salemba Empat, Jakarta.
Mangkunegara, & Prabu, A. . A. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Penerbit PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Pastiarsa, & Made. (2015). Manajemen Proyek Kontruksi Bangunan Industri: Perspektif Pemilik Proyek. Penerbit Garaha Ilmu, Yogyakarta.
Ramli, & Soehatman. (2018). Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Penerbit Dian Rakyat, Jakarta.
Riadi, & Muchlisin. (2014). Pengertian, Indikator dan Faktor yang Mempengaruhi Kinerja. In 22 Maret 2020, 20:15 (diakses 22 Maret 2020). http://www.kajianpustaka.com/2014/01/pengertian-indikatorfaktor-mempengaruhi-kinerja.html
Roro. (2019). Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). In 22 Maret 2020, 20:49 (diakses 22 Maret 2020). https://voi.co.id/k3-adalah/
Sangadji, Mamang, E., & Sopiah. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik. Penerbit Andi Offset, Yogjakarta.
Solimun, Fernandes, A. A. R., & Nurjannah. (2017). Metode Statistika Multivariat: Pemodelan Persamaan Struktural (SEM)-Pendekatan WarpPLS (1st ed.). Universitas Brawijaya Press, Malang.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Penerbit Alfa Beta, bandung.
Supriyadi, & Agung. (2018). Statistik Angka Kecelakaan Kerja tahun 2018 Tertinggi Sejak 2001. In 10 Februari 2020, 18:55 (diakses 10 Februari 2020). https://katigaku.top/2019/02/21/statistik-angka-kecelakaan-kerja-tahun-2018-tertinggi-sejak-2001/










