Tingkat Pemahaman dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Keberadaan Hutan Mangrove Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Abrasi

Authors

  • Farhan Ubaidillah Al Haqiqi Author
  • Sagung Alit Widyastuty Author

DOI:

https://doi.org/10.36456/waktu.v21i01.792

Keywords:

Hutan Mangrove, Pemahaman Masyarakat, Partisipasi Masyarakat

Abstract

Pemerintah Kota Surabaya membuat peraturan daerah kota surabaya No 3 Tahun 2007, yang mengatur tentang penetapan kawasan konservasi di wilayah pantai timur surabaya (PAMURBAYA) seluas 2.500 hektare. Salah satunya adalah kawasan hutan mangrove Gunung Anyar dengan luas hutan mencapai 47,9 ha. Keberadaannya penting untuk dipahami oleh masyarakat dan keterlibatan masyarakat sebagai upaya menumbuhkan kesadaran terhadap perlindungan lingkungan dari bencana abrasi.  Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui tingkat pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap hutan mangrove sebagai upaya mitigasi bencana abrasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis skala likert dan presentase. Metode pengumpulan data berupa dokumentasi dan kuesioner. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat pemahaman masyarakat berada pada kategori “Paham” dengan skor 4346 yaitu pada posisi range 3675 – 4539. 51% sangat paham terhadap hutan mangrove bisa dijadikan sebagai wisata dan 69% sangat paham  terhadap hutan mangrove sebagai mitigasi bencana abrasi, namun masih ada 16 % yang tidak paham hutan mangrove dapat mengurangi pemanasan global. Tapi secara keseluruhan pemahaman masyarakat berada pada tingkat paham. Partisipasi masyarakat dalam pelestarian hutan mangrove sebagai upaya mitigasi bencana abrasi menunjukkan. RW 01 tingkat partisipasinya sebesar 54%, namun  tidak semua RW itu bisa memberikan partisipasinya hal itu terlihat pada RW 07 dan RW 08 dimana untuk tingkat partisipasinya 10% dan 8%, yang tidak berpartisipasi 90% dan 92%. Hal ini dikarenakan rata- rata masyarakat pada wilayah tersebut bekerja dan masuk kedalam area perumahan.

References

Sutrisno, “Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Pesisir dalam Pengembangan Tanaman Mangrove di Kabupaten Pati,” J. Bina Praja | Vol. 7 Nomor 1 Ed. Maret 2015 63 - 72, vol. 07, no. 01, pp. 63–73, 2015, doi: 10.21787/jbp.07.2015.63-73. DOI: https://doi.org/10.21787/JBP.07.2015.63-73

S. Nuurlaily, A. A. S. A. Widyastuty, and A. B. Tribhuwaneswari, “Penguatan Promosi Desa Wisata Berbasis Kearifan Di Desa Pujon Kabupaten Malang,” J. Penamas Adi Buana, vol. 4, no. 1, pp. 5–12, 2020, doi: 10.36456/penamas.vol4.no1.a2426. DOI: https://doi.org/10.36456/penamas.vol4.no1.a2426

B. Istijono, “Environmental Review and Mitigation of Abrasion Padang Beach - West Sumatera,” J. Rekayasa Sipil, vol. 9, no. 2, pp. 42–49, 2013. DOI: https://doi.org/10.25077/jrs.9.2.42-49.2013

N. E. W. Risa, Uspar, R. Alamsyah, A. Tenriwaruwaty, A. P. Wahyuni, and A. Liswahyuni, “Peran Masyarakat Desa Pasimarannu Kabupaten Sinjai untuk Melindungi Pantai dari Ancaman Abrasi dengan Melakukan Penanaman Mangrove,” Tarjih Agribus. Dev. J., vol. 1, no. 2, pp. 32–40, 2021, doi: 10.47030/tadj.v1i2.298. DOI: https://doi.org/10.47030/tadj.v1i2.298

E. Sugiyorini, “Aloha International Journal of Multidisciplinary Advancement (AIJMU) ISSN 2622-3252,” Aloha Int. J. Multidiscip. Adv., vol. 1, no. 5, pp. 114–117, 2019. DOI: https://doi.org/10.33846/aijmu10503

E. Baraoh, J. Baroleh, and W. M. Wangke, “PERSEPSI MASYARAKAT HUTAN MANGROVE BAHOWO DI KELURAHAN TONGKAINA KECAMATAN KOTA MANADO,” J. Agri-SosioEkonomi Unsrat, ISSN 1907– 4298, Vol. 15 Nomor 2, Mei 2019 279 – 280, vol. 15, pp. 279–280, 2019. DOI: https://doi.org/10.35791/agrsosek.15.2.2019.24469

A. P. Wahyuni, A. Tenriawaruwaty, R. Alamsyah, Uspar, and N. E. Wijayanti, “PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN MANGROVE SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA ABRASI PANTAI (STUDI DESA PASIMARANNU KECAMATAN SINJAI TIMUR KABUPATEN SINJAI),” Al Qisthi J. Sos. dan Polit. - https//umsi.ac.id/jurnal/index.php/alqisthi 45, vol. 11, pp. 45–53, 2021.

S. Khairullah, Indra, and E. Fatimah, “Persepsi Masyarakat Terhadap Fungsi Hutan Mangrove dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana ( Studi Kasus Lokasi Penelitian di Gampong Lamteh Kabupaten Aceh Besar dan Gampong Pande Kota Banda Aceh ),” J. Ilmu Kebencanaan, vol. 3, no. 3, pp. 110–119, 2016.

A. A. S. A. Widyastuty, O. Abriantoko, and R. Hidayati, “Pemberdayaan pemuda karang taruna melalui program remaja peduli lingkungan desa wisata kebontunggul,” Penamas Adi Buana, vol. 03, no. 01, pp. 23–30, 2019.

Downloads

Published

2023-02-10

How to Cite

Tingkat Pemahaman dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Keberadaan Hutan Mangrove Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Abrasi. (2023). WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 21(01). https://doi.org/10.36456/waktu.v21i01.792