PENGGUNAAN PASIR DAN KERIKIL LOKAL DI KABUPTEN SUMENEP SEBAGAI BAHAN MATERIAL BETON DI TINJAU DARI MUTU KUAT BETON

Authors

  • Soeparno Soeparno Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Author
  • Didiek Purwadi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.36456/waktu.v8i2.858

Keywords:

material, agregat, konstruksi standart,keikil, petrografik

Abstract

Dalam pembangunan fisik infrastruktur tiap daerah cenderung memanfaatkan sumber
alam yang digunakan sebagai bahan bangunan yang merupakan salah satu dampak dari Otonomi
Daerah (otoda). Sehingga penggunaan material bahan bangunan akan berdampak pada pada
kualitas maupun umur bangunan khususnya beton struktur. Permasalahan yang cukup menarik
yaitu layakkah bahan bangunan yang menggunakan material pasir dan kerikil lokal di kabupaten
Sumenep sebagai bahan bangunan struktur.
Oleh sebab itu, mutu bahan agregat dapat ditentukan antara lain dengan komposisi
kimia, petrografik, klasifikasi, berat jenis, kekuatan, ketahanan, porositas dan lain-lain. Untuk
dapat mengetahui mutu vahan, maka harus memenuhi standart kualitas antara lain: standart
ASTM, SNI dan British Standart dan lain sebagainya.
Dari hasil pengujian yang dilakukan di laboraturium diambil suatu rekomendasi antara
lain: Bahan bangunan kerikil dan pasir hanya dapat digunakan untuk kontruksi: a). perlu diadakan
pencucian agar bahan tersebut bersih b). Dan lebih baik sebelum menggunakan bahan bangunan
agar dapat memenuhi peryaratan, harus dilakukan uji laboraturium

References

Anonim, Kabupaten Sumenep dalam angka 2006, Badan Pusat statistik kabupaten Sumenep

Dipohusodo, Istiawan, 1997. Struktur Beton Bertulang, PT. Gramedia Pusaka Jakarta

SKSNI T-15-1991-03 Tata Cara Perencanaan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung . DPU

Bandung

Published

2010-07-15

How to Cite

PENGGUNAAN PASIR DAN KERIKIL LOKAL DI KABUPTEN SUMENEP SEBAGAI BAHAN MATERIAL BETON DI TINJAU DARI MUTU KUAT BETON. (2010). WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 8(2), 61-67. https://doi.org/10.36456/waktu.v8i2.858