ANALISA KEBUTUHAN AIR BERSIH DAN PENGEMBANGAN JARINGAN PIPA DESA BAYU KABUPATEN BANYUWANGI

Authors

  • Dimas Aji Purnomo Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi Author
  • Harliwanti Prisilia Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi Author

DOI:

https://doi.org/10.36456/waktu.v20i01.5148

Keywords:

pertumbuhan penduduk, kebutuhan air bersih, metode eksponensial

Abstract

Air bersih adalah salah satu jenis sumberdaya yang dimaanfaatkan oleh manusia untuk berbagai hal salah satunya digunakan untuk mendukung sektor pariwisata. Desa Bayu Kecamatan Songgon merupakan desa wisata dimana kebutuhan air bersih terus meningkat. Maka dari itu perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kebutuhan  air,  serta  ketersediaan  air bersih di Desa Bayu tersebut. Metode yang digunakan untuk Analisis pertumbuhan  jumlah  penduduk  yaitu metode  eksponensial. Hasil dari penelitian  ini diketahui jumlah  penduduk  Desa Bayu mengalami peningkatan sebesar 0,73% dari angka 6.846 jiwa ke 9.324 jiwa, dengan kebutuhan air pada tahun 2021 sebesar 5,726 lt/dt dan pada tahun 2031 mengalami peningkatan sebesar 12,122 lt/dt. Data debit air yang tersedia sebesar 6,06 lt/dt, jadi untuk tahun2021 masih mencukupi tapi untuk tahun 2031 tidak mencukupi. Hasil dari Rencana anggaran biaya untuk pengembangan jaringan pipa sebesar Rp. 886.680.000,-

References

Dharmasetiawan, Martin. 2000. Sistem Perpipaan Distribusi Air Minum. Jakarta :

Ekamitra Engineering

Indonesia, S. (2013). Indonesia population projection 2010-2035. Statistics indonesia.

Linsley, R.k,Franzini,j. b.,Sasongko,D. 1991.Teknik SumberDaya Air. Airlangga. Jakarta : Erlangga

Muhibin. 2014. Analisis Ketersediaan Air Bersih Untuk Wilayah Kota Mataram Skripsi S-1 Jurusan Teknik Sipil UNRAM. Mataram

Nazir, Moh. 2005. Metodologi Penelitian. Bogor : Ghalia Indonesia

Nofrizal, N., & Saputra, R. A. (2021). Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air Bersih di Wilayah Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman. Rang Teknik Journal, 4(2), 276-281.

Novita, Elsa Dewi. 2020. Evaluasi Jaringan Pipa Air Bersih Pada Siatem Mata Air Tojang Kabupaten Lombok Timur. Skripsi S-1 Jurusan Teknik Sipil. Teknik SipilUNRAM. Mataram

Nussy, S. M., Sakliressy, A., & Tiwery, C. J. 2019. Analisa Kebutuhan Air Bersih Desa Leahari Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon. Manumata: Jurnal Ilmu Teknik, 5(2), 65-75.

Peraturan Menteri Kesehatan RI No.416/MENKES/PER/IX/1990 Tentang Syarat-syarat Dan Pengawasan Kualitas Air. Departemen Kesehatan Republik Indonesia : Jakarta

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 18/PRT/M/2007 Tentang Penyelenggaraan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum. Jakarta : Departemen Pekerjaan Umum

Sugiharto, (1987), Kualitas Sumber Air Baku, Media Kita, Tanggerang, Jawa

Barat.

Sumartoro, D. (2013). Perencanaan Pengembangan Penyediaan Air Bersih di Kecamataan Gangga Kabupaten Lombok Utara..

Triatmadja, Radianta. 2006. Draft Jaringan Air Bersih. Yogyakarta : Beta Offset

Triatmodjo, Bambang. 1993 Hidrolika I. Yogyakarta : Beta Offset

Yatno. H,(2010), Perencanaan Pengolahan Air Bersih, USU, Medan, Sumatera

Utara.

Downloads

Published

2022-01-29

How to Cite

ANALISA KEBUTUHAN AIR BERSIH DAN PENGEMBANGAN JARINGAN PIPA DESA BAYU KABUPATEN BANYUWANGI. (2022). WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 20(01), 65-72. https://doi.org/10.36456/waktu.v20i01.5148