Evaluasi Kondisi Dan Tingkat Risiko Sanitasi Permukiman Di Kecamatan Magersari Kota Mojokerto
DOI:
https://doi.org/10.36456/waktu.v22i1.8462Keywords:
Kondisi, Tingkat Risiko, Sanitasi, PermukimanAbstract
Magersari Subdistrict is one of the subdistricts located in Mojokerto City which has a risk area for domestic wastewater, household waste and environmental drainage. The method used in this study is descriptive qualitative and quantitative with data collection techniques used in this study, namely observation and questionnaire results in residential areas. The purpose of this study was to determine the condition and risk level of the current settlement sanitation in Magersari District, Mojokerto City. The results of the analysis obtained through the questionnaire were then calculated using the Likert scale index. It can be seen that the Balongsari Village has sufficient criteria with an interval of 60.66% - 65.16%, while the Magersari Village has sufficient criteria with an interval of 60.31% - 64.8% , and Kedundung Village has sufficient criteria with an interval of 61.31% - 68.68%. Based on the results of the analysis obtained by Magersari District, until now it still has sufficient sanitation facilities and infrastructure to meet the needs of its people, but it is necessary to improve the quality of waste facilities that have been damaged.
References
Abda, J. (2021). Tinjauan Sistem Drainase Jalan. Orbith: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa Dan Sosial, 17(2), 107–113.
Alhie Djamal. (2016). MAKALAH DRAINASE PERKOTAAN.
BPS Kota Mojokerto. (2023). Kota Mojokerto Dalam Angka 2023.
Endah, S., M., B., & Dermawan; Very. (2012). Studi Pengembangan Sistem Drainase Perkotaan Berwawasan Lingkungan (Studi Kasus Sub Sistem Drainase Magersari Kota Mojokerto). Jurnal Teknik Pengairan, 3(2), 112–121.
Intania, I., & Budiarti, S. M. (2020). Edukasi Sanitasi Lingkungan Dengan Menerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Pada Kelompok Usia Prasekolah Di Taman Asuh Anak Muslim Ar-Ridho Tasikmalaya. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 289. DOI: https://doi.org/10.24198/jppm.v6i3.22987
Jessica; Veronica; Ingerid. (2015). Kajian Sistem Pengelolaan Air Limbah Pada Permukiman Di Kawasan Sekitar Danau Tondano ( Studi Kasus : Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa ). Jurnal Sabua, 7(1), 395–406.
Masykuri, D. E. S. B. M. (2012). ANALISIS KOMPOSISI, JUMLAH DAN PENGEMBANGAN STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH DI WILAYAH PEMERINTAH KOTA SEMARANG BERBASIS ANALISIS SWOT. IV(2), 13–22.
Mudiatun & Daryanto. (2017). Sanitasi Lingkungan (Pendidikan Lingkungan Hidup).
Pranatawijaya, V. H., Widiatry, W., Priskila, R., & Putra, P. B. A. A. (2019). Penerapan Skala Likert dan Skala Dikotomi Pada Kuesioner Online. Jurnal Sains Dan Informatika, 5(2), 128–137. DOI: https://doi.org/10.34128/jsi.v5i2.185
Prasetyo, R. D. (2014). Studi geografi dan tanggapan masyarakat terhadap rencana lokasi pembangunan tpa di kelurahan blooto kecamatan prajuritkulon kota mojokerto.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Alfabeta.
Tendean, C., Tilaar, S., & Karongkong, H. H. (2014). Pengelolaan Air Limbah Domestik Di Permukiman Kumuh Di Kelurahan Calaca Dan Istiqlal Kecamatan Wenang. Arsitektur, 6(3), 295.
Usman, S. (2016). Strategi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 5(3), 349–359.
Winarsih. (2009). Pengetahuan Sanitasi dan Aplikasi. CV Aneka Ilmu Semarang, 76.










