ANALISA KINERJA MESIN WTP MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN PENJADWALAN PREVENTIF MAINTENANCE
DOI:
https://doi.org/10.36456/waktu.v17i1.1829Keywords:
Water Treatment Plant, FMEA, RCMAbstract
Ketersediaan air murni merupakan kebutuhan pokok perusahaan, yang menjadi salah satu syarat utama untuk proses produksi agar perusahaan dapat memproduksi krimer. Dalam memenuhi kebutuhan produksi perusahaan harus memiliki Water Treatment Plant dengan kinerja yang baik. Water Treatment Plant yang baik dapat menghasilkan air murni yang banyak sehingga dapat memenuhi kebutuhan air yang diperlukan oleh Perusahaan. Penelitian ini sangat diperlukan untuk mendapatkan kinerja Water Treatment Plant yang baik untuk meningkatkan hasil air murni Perusahaan XYZ. Penilitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis(FMEA) untuk mengklasifikasi komponen mana yang membutuhkan perawatan dan penjadwalan. Penjadwalan di penelitian ini menggunakan metode Realibility Center Maintenance (RCM). Dalam penelitian ini menghasilkan Mean Time To Trepair ( MTTR ) sandfilter 0,48 jam, bag filter 0,68 jam, cartridge filter 1,22 jam. Mean Time To Failure (MTTF ) sand filter 684 jam, bag filter 190,3 jam, cartridge filter 236,8 jam. Dan MTBF sandfilter dengan rata-rata 708 jam, bag filter dengan rata-rata 214,8 jam dan cartridge filter dengan rata-rata 260,8 jam per tahun. Selain MTTR, MTTF dan Mean Time Between Failure (MTBF )hasil penilitian lainnya ialah keandalan (realibility) sand filter dengan nilai 0,178, bag filter dengan nilai 0,0053, dan cartridge filter dengan nilai 0,00889.
References
Anon.,( 2006.) Reliability Centered Maintenance, Det Norske Veritas (DNV) Managing Risk, www.dnv.com,
Berger, D, (2007.)Advanced Failure Analysis Methodologies and Techniques, http://www.plantservices.com/articles/2007/073.html?page=print,
Ebeling, C.E. 1997. An Introduktion reliability and Maintainability Engineering. The MC. Graw Hill Companier Inc. New York.
Gumayri, Yusfiq (2014) Penerapan Sistem Perawatan Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (Rcm) Pada Mesin Loom LSL-4 (Studi Kasus: PT. Dasaplast Nusantara). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Hakim, Legisnal. 2010. Aplikasi Komponen RCM Program Pemeliharaan Pencegahan Sebagai Parameter Ketersediaan dan Tingkat Kegagalan pada Peralatan Pengolahan CPO di Pabrik Kelapa Sawit RSI, Jurnal APTEK Vol 3 No 1.
Hidayat, R., Ansori, N., Imron, A., (2010), Perencanaan Kegiatan Maintenance Dengan Metode Reability Centered Maintenance II, MAKARA, TEKNOLOGI, Vol. 14, No. 1, April Hal: 7-14 .
Hanif, Richma. 2015. Perbaikan Kualitas Produk Keraton Luxury Di Pt X Dengan Menggunakan FMEA Dan FTA, Reka Intagra ISSN 2338-5081, Jurusan Teknik Industri Itenas No 03 Vol.03.
Leicth, Roger D. 1995. Realibility Analisis For Engineering : An Introduction. Oxford : Oxford University Press.
Palit, Herry. 2012. Perancangan RCM untuk Mengurangi Downtime Mesin pada Perusahaan Manufaktur Aluminium, Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XV, ISBN 978-602-97491-4-4.
Pizzi, A. and Mittal, K.L. (2003) Handbook of Adhesive Technology, Revised and Expanded. CRC Press. http://dx.doi.org/10.1201/9780203912225










