Analisis Modernisasi Irigasi di Daerah Irigasi Padurekso Kabupaten Pekalongan
DOI:
https://doi.org/10.36456/waktu.v21i01.6664Keywords:
Modernisasi, Irigasi, D.I PadureksoAbstract
Berdasarkan lima pilar modernisasi irigasi, modernisasi irigasi didefinisikan sebagai sistem pengelolaan irigasi yang efisien, berkelanjutan, dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta memberikan rekomendasi perencanaan modernisasi irigasi di Daerah Irigasi Padurekso. Survey kondisi eksisiting, investigasi geoteknik, analisis hidrologi dan perhitungan hidrolika dilakukan dalam penelitian ini. Berdasarkan survey dan analisis permasalahan utama di D.I Padurekso yaitu distribusi debit air yang tidak merata walaupun debit andalan mencukupi serta adanya kerusakan pada saluran dan alih fungsi bangunan. Berdasarkan investigasi geoteknik terdapat sedimentasi yang tinggi pada saluran. Kebutuhan air di D.I Padurekso untuk saluran sawah 0,78 l/dt.ha, tersier 0,94 l/dt/ha, sekunder 1,08 l/dt/ha, primer 1,19 l/dt/ha dan kolam ikan 0,33 l/dt/ha. Pola tanam yang direncanakan adalah jenis padi – padi – palawija dengan awal tanam pada bulan Oktober. Perencanaan infrastruktur direncanakan untuk menanganai permasalahan di D.I Padurekso.
References
Naumar A, Djalir N, “Faktor Penentu Pengelolaan Air Irigasi untuk Keberlanjutan Eonomi Pertanian di Indonesia”, Jurnal Rekayasa, vol.11, no.2, hal. 145-158, 2021. DOI: https://doi.org/10.37037/jrftsp.v11i2.118
Mulyadi, Indratmo Soekarno, and Winskayati, “Analisis pilar modernisasi irigasi dengan pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP) pada Daerah Irigasi Barugbug-Jawa Barat”, Jurnal Teknik Sipil ITB, vol. 21, no. 3, hal. 213-220, 2014. DOI: https://doi.org/10.5614/jts.2014.21.3.4
Direktorat Irigasi dan Rawa, Ditjen SDA-Kementerian PU, Pedoman Umum Moderenisasi irigasi (Kajian Akademik), Jakarta, 2011.
S.Arif, A.Prabowo, “Pokok Pokok Modernisasi Irigasi Indonesia”, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PEKERJAAN Umum, Jakarta, 2014.
M.Amron, I.A Nugroho, “Pedoman Umum modernisasi irigasi”, Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Direktorat Irigasi dan Rawa, Jakarta, 2011.
Kementrian PUPR, Peraturan Mentri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No 14/PRT/M/2015 tenteng Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi. Jakarta, 2015.
Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang, Kerangka Acuan Kerja, Semarang, 2020.
Yolanda, Monisa Eka, Syahrul Syahrul, and Ichwana Ichwana, “Evaluasi Kesiapan Modernisasi Sistem Irigasi di Daerah Irigasi Krueng Jreu Kabupaten Aceh Besar”, Jurnal Serambi Engineering, vol.6, no.2, 2021 DOI: https://doi.org/10.32672/jse.v6i2.2882
D.P Sari, N. Anwar, T.S Sidharti, “Analisis kesiapan modernisasi irigasi pada daerah irigasi kewenangan pemerintah provinsi di Kabupaten Mojokerto”, Jurnal Irigasi, vol.14, no 1, hal. 33-45, 2019. DOI: https://doi.org/10.31028/ji.v14.i1.33-45
A.G. Pradipta, A.S, Pratyasta, S.S Arif, “Analisis Kesiapan Modernisasi Daerah Irigasi Kedung Putri pada Tingkat Sekunder Menggunakan Metode K-Medoids Clustering”, Agritech, vol.39, hal 1-11, 2019. DOI: https://doi.org/10.22146/agritech.41006










