Pendekatan Konsep Desain Yang Manusiawi Guna Meningkatkan Minat Penggunaan Jembatan Penyeberangan Orang Di Kota Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.36456/waktu.v9i1.901Keywords:
Konsep Desain, Manusiawi, Jembatan PenyeberanganAbstract
Beberapa tanggapan masyarakat melalui media massa menyebut bahwa faktor-faktor yang
sangat berpengaruh terhadap penggunaan jembatan penyeberangan orang adalah (1) kesadaran masyarakat Kota Pahlawan untuk memanfaatkan jembatan penyeberangan sebagai sarana menyeberang jalan masih rendah, padahal jembatan-jembatan itu dibangun oleh Pemkot Surabaya untuk keselamatan jiwa warganya dan menelan duit yang tak sedikit, (2) desain Konstruksi Jembatan Penyeberangan (JP) yang tinggi dan tangga yang terjal dan sempit, keadaan yang kotor dan suram, sehingga pengguna merasa lelah dan tidak nyaman, selain itu tidak adanya desain yang terintegrasi antara jembatan dan pedestrian maupun halte (3) penempatan jembatan penyeberangan pada lokasi yang ramai dan benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat sehingga tidak terkesan hanya untuk memenuhi kebutuhan pemasangan iklan semata.
Penelitian ini mencoba mencari jawaban melalui studi terhadap fisik jembatan penyeberangan
yang ada di Kota Surabaya, mencari penyebab-penyebab kurangnya minat masyarakat dalam
menggunakan jembatan penyeberangan dan usulan masyarakat terhadap desain jembatan
penyeberangan. Karena jembatan penyeberangan merupakan fasilitas publik maka sudah
sewajarnyalah konsep desain jembatan penyeberangan juga mengacu pada keinginan dan kebutuhan masyarakat pengguna.
References
Anderson, Stanford (1986) On Streets. Cambridge, Massachusetts, and London: The MIT Press.
Ashihara, Yoshinobu (1981). Exterior Design in Architecture. Van Nostrand Reinhold. New York.
Ching,, Francis D. K (2000). Arsitektur: Bentuk, Ruang dan Tatanan, Alih Bahasa oleh Nurahma
Tresani Harwadi, Editor : Hilarius W. Hardani, Erlangga Jakarta
Departemen Pekerjaan Umum, Pedoman Perencanaan Jalur Pejalan Kaki pada Jalan Umum, Pe
doman Teknik Nomor 032/T/BM/1999
Heri Suryanto and Rudianto, Faktor-faktor yang mempengaruhi pejalan kaki dalam memanfaatkan
jembatan penyebrangan di Surabaya, Petra Christian University, Thesis 1999
Kamil , M. Ridwan,Assoc. AIA, Forgotten Space: Fenomena Koridor Jalan yang Terabaikan sebagai
Ruang Publik Kota, Info URDI Vol. 17
Madanipour, Ali (1996). Design of Urban Space: An Inquiry into a Socio-spatial Process. West
Moleong, Lexi J. Metodologi Penelitian Kualitatif (2000), P. T. Remaja Rosdakrya, Bandung
Ronald Wiedenhoeft (1981), Cities for People, Van Nostrand Reinhold Company
Vernez Moudon, Anne, (1987). Public Streets for Public Use, New York: Van Nostrand Reinhold
Company.
www./Detik/Surabaya/Jembatan-Penyeberangan-Dicuekin,Nyawa Dipertaruhkan.htm.
http://alhikmahlibrary.org,Perpustakaan/Online/Al-Hikmah/SURABAYA-BERBENAH-DIRI.htm (Jumat,
Nopember 07)
www.Detik / Surabaya / Meski - Ketinggian - Diukur - Ulang,Videotron - Jalan terus.htm
(Selasa,11/12/2007)










